Nissan dan Honda Siap Lanjutkan Pembicaraan Kerja Sama di Bawah Kepemimpinan CEO Baru

Pembicaraan mengenai merger antara Honda dan Nissan kembali mencuat setelah Ivan Espinosa menjabat sebagai CEO baru Nissan. Espinosa, yang dikenal dengan pendekatan terbuka terhadap berbagai bentuk kemitraan, menyatakan bahwa meskipun pembicaraan merger yang terjadi pada Februari lalu tidak mencapai kesepakatan, peluang untuk kolaborasi tetap terbuka. Pada pembicaraan sebelumnya, kedua perusahaan tidak dapat sepakat mengenai struktur manajerial, dengan Honda menginginkan Nissan menjadi anak perusahaan.

Namun, setelah pengunduran diri CEO Nissan sebelumnya, Makoto Uchida, peluang untuk melanjutkan negosiasi semakin besar. Espinosa mengonfirmasi bahwa meskipun merger dihentikan, kedua perusahaan terus melanjutkan kerja sama, terutama dalam pengembangan mobil listrik. “Kami akan terus berbicara dengan Honda dan bekerja bersama dalam berbagai proyek,” ujar Espinosa. Selain itu, Nissan dan Honda juga menjajaki kemungkinan kolaborasi dalam pengembangan kendaraan bebas emisi dan penerapan kecerdasan buatan untuk menekan biaya produksi.

Kedua perusahaan memiliki tujuh model di segmen SUV besar, yang mencakup merek Nissan, Infiniti, Honda, dan Acura. Ini bisa menjadi dasar bagi pengembangan kemitraan lebih lanjut di masa depan. Espinosa menegaskan bahwa industri otomotif akan semakin bergantung pada kemitraan yang efisien untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar. Meskipun merger besar tidak terwujud, peluang untuk kolaborasi jangka panjang tetap terbuka dengan fokus pada inovasi, efisiensi, dan pengurangan biaya produksi.

Nissan Tampilkan Proses Transformasi Ikonik Skyline GT-R R32 Menjadi Mobil Listrik EV

Nissan baru-baru ini mengejutkan dunia otomotif dengan merilis video yang menunjukkan proses transformasi legendaris Nissan Skyline GT-R R32 menjadi kendaraan listrik. Model R32, yang terkenal sebagai salah satu sedan sport paling ikonik, telah menjadi incaran kolektor dan penggemar mobil klasik selama bertahun-tahun. Proyek ambisius ini, yang dimulai sejak Maret 2023, bertujuan untuk memadukan warisan otomotif dengan teknologi ramah lingkungan.

Menurut laporan Paultan.org (14/12/2024), konversi Skyline GT-R R32 menjadi mobil listrik ini akan dipamerkan di Tokyo Auto Salon yang prestisius pada 10-12 Januari 2025. Meski Nissan belum mengungkapkan detail teknis secara lengkap, banyak yang berspekulasi bahwa model R32 EV akan dibekali dengan dua motor listrik untuk mendongkrak performa.

Walaupun proses konversi ini tidak sepenuhnya dibongkar oleh Nissan, video yang dirilis menunjukkan tim teknisi Nissan sedang bekerja dengan cermat mengganti berbagai bagian kendaraan, termasuk mesin konvensional, dengan sistem motor listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Langkah ini menambah ketertarikan para penggemar yang ingin melihat bagaimana mobil klasik ini beradaptasi dengan teknologi masa depan.

Meskipun beberapa kolektor dan penggemar mobil klasik mungkin merasa nostalgis melihat perubahan besar pada Skyline GT-R R32, proyek ini bisa jadi langkah positif bagi Nissan dalam menghadapi berbagai tantangan. Setelah penurunan penjualan yang signifikan, Nissan sedang melakukan perubahan besar dalam struktur manajemennya, termasuk di tingkat eksekutif. Dengan menghadirkan proyek konversi mobil listrik ini, Nissan berusaha menyegarkan citranya sekaligus memperkenalkan kendaraan ramah lingkungan.

Transformasi Nissan Skyline GT-R R32 menjadi kendaraan listrik ini bisa jadi awal dari transisi menuju era otomotif yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dunia otomotif akan menunggu dengan antusias bagaimana Nissan akan menghadirkan kembali mobil ikonik ini dengan teknologi terbaru, yang diharapkan dapat menawarkan pengalaman berkendara yang menarik dan efisien.

Langkah ini juga bisa menjadi inspirasi bagi penggemar mobil klasik lainnya untuk mempertimbangkan konversi kendaraan mereka ke tenaga listrik, yang semakin diminati di berbagai negara sebagai solusi ramah lingkungan. Jika proyek ini sukses, bukan tidak mungkin Nissan akan memperkenalkan lebih banyak kendaraan klasik yang diubah menjadi mobil listrik, membuka peluang untuk inovasi lebih lanjut di dunia otomotif.

Pesanan Nissan Serena e-Power Tembus 1.000 Unit

Jakarta – Nissan Indonesia mengumumkan bahwa pesanan untuk model terbaru mereka, Nissan Serena e-Power, telah mencapai angka lebih dari 1.000 unit. Pencapaian ini menunjukkan antusiasme tinggi dari konsumen terhadap kendaraan hybrid yang menawarkan teknologi ramah lingkungan dan efisiensi bahan bakar.

Nissan Serena e-Power dilengkapi dengan teknologi e-Power yang inovatif, di mana mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai, memberikan tenaga langsung ke roda. Ini menghasilkan pengalaman berkendara yang responsif dan efisien tanpa perlu mengisi daya dari sumber eksternal. “Teknologi ini memungkinkan pengguna menikmati berkendara tanpa khawatir tentang jangkauan,” kata Head of Marketing Nissan Indonesia, Andi Firmansyah.

Model Serena terbaru ini tidak hanya menawarkan performa yang baik, tetapi juga desain yang modern dan fitur canggih. Interior yang luas dan nyaman menjadi daya tarik utama bagi keluarga. Fitur hiburan dan keselamatan yang lengkap menambah nilai jual, menjadikannya pilihan ideal untuk perjalanan keluarga. “Kami berkomitmen untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada para pengguna,” tambah Andi.

Pencapaian pesanan 1.000 unit dalam waktu singkat menunjukkan bahwa Nissan Serena e-Power diterima dengan baik oleh pasar. Banyak konsumen mengapresiasi kombinasi antara kenyamanan, teknologi, dan efisiensi yang ditawarkan. “Kami melihat tren positif dan antusiasme konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan,” ungkap seorang pengamat industri otomotif.

Melihat tingginya permintaan, Nissan berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mempercepat proses distribusi. “Kami ingin memastikan semua pesanan dapat terpenuhi tepat waktu,” kata Andi. Ini menjadi langkah strategis untuk mempertahankan momentum dan kepuasan pelanggan.

Dengan pesanan yang telah menembus angka 1.000 unit, Nissan Serena e-Power menunjukkan potensi besar di pasar otomotif Indonesia. Kombinasi teknologi canggih, desain menarik, dan komitmen terhadap keberlanjutan membuatnya menjadi pilihan utama bagi konsumen yang peduli lingkungan. Nissan berharap dapat terus memenuhi permintaan pasar dan memberikan pengalaman berkendara terbaik kepada pelanggan.