Belakangan ini, penggunaan nitrogen pada ban kendaraan semakin populer. Namun, apakah benar bahwa pengisian nitrogen tidak disarankan untuk ban motor baru? Apakah ini fakta atau hanya sekadar mitos?
Banyak pemilik kendaraan memilih nitrogen sebagai pengisi angin untuk ban. Nitrogen dianggap memiliki beberapa keunggulan dibandingkan angin biasa, dan sekarang sudah banyak tempat yang menawarkan layanan pengisian nitrogen, termasuk di beberapa SPBU. Namun, ada yang mengatakan bahwa pengisian nitrogen pada ban motor baru sebaiknya dihindari. Apakah hal ini benar, atau hanya sebuah anggapan yang keliru?
Menurut informasi dari Wahana Honda, sebenarnya pengisian nitrogen pada ban motor baru tidak dilarang. Akan tetapi, pengisian ini sebaiknya dilakukan setelah beberapa waktu pemakaian. Ada beberapa alasan mengapa nitrogen tidak disarankan pada ban baru di awal pemakaian.
Pertama, ban baru masih dalam tahap proses penyesuaian, sehingga kompon karet membutuhkan waktu untuk mengembang secara optimal. Oleh karena itu, penggunaan angin biasa lebih fleksibel dan dapat membantu proses penyesuaian tersebut.
Kedua, apabila ban baru langsung diisi nitrogen tanpa mengeluarkan udara biasa terlebih dahulu, sisa oksigen dan uap air yang ada di dalam ban dapat mengurangi efektivitas nitrogen. Campuran udara biasa dengan nitrogen justru membuat tekanan ban menjadi kurang stabil. Oleh karena itu, sebaiknya pastikan udara di dalam ban dikuras habis sebelum mengisinya dengan nitrogen.
Ketiga, ban baru cenderung mengalami perubahan tekanan yang lebih cepat karena kompon karet masih menyesuaikan diri dengan velg dan kondisi jalan. Hal ini bisa memengaruhi kenyamanan dan performa berkendara.
Untuk kamu yang ingin mengisi ban motor baru dengan nitrogen, disarankan untuk melakukannya setelah pemakaian sekitar 100-200 km. Hal ini memberi waktu bagi ban untuk stabil, sehingga nitrogen dapat memberikan manfaat yang lebih optimal. Pastikan untuk mengosongkan tekanan angin sebelumnya sebelum mengisi nitrogen.
Keunggulan Penggunaan Nitrogen Menggunakan nitrogen untuk ban memang menawarkan beberapa keunggulan. Salah satunya, nitrogen lebih stabil dibandingkan angin biasa, sehingga tidak mudah keluar dari ban. Berbeda dengan oksigen yang bisa menembus karet ban secara perlahan, nitrogen lebih tahan lama.
Selain itu, penggunaan nitrogen membuat pergerakan kendaraan terasa lebih ringan karena molekul nitrogen tidak mudah mengembang akibat panas. Dengan demikian, ban lebih awet dan tidak mudah kempis meskipun digunakan dalam kecepatan tinggi, karena nitrogen menjaga suhu ban tetap stabil.